Yangstatusnya juga diisyaratkan dalam beberapa ayat Alquran lainnya. Dalam ayat tersebut, kalimat 'sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah', berarti mustahil bagi Allah menzalimi seluruh makhluk ciptaannya. Kalaupun manusia diberikan musibah, hal itu bukan berarti Allah menzalimi manusia yang bersangkutan. Majukanlahhamba ke gerbang surga," katanya merajuk. "Bukankah telah kauberikan perjanjianmu untuk tidak meminta yang lain selain ini. Bagaimana engkau hai anak Adam! Alangkah khianatnya dirimu," firman Allah menjawabnya. Si hamba lantas bersembah, "Aduh Tuhanku," serunya merajuk, demikian Dia menginginkannya. Yangpasti, kita gampang menjumpai hamba yang saleh ini karena setiap shalat fardhu dilakukan, terutama Subuh, Dia ''gantung hatinya'' di masjid (QS At Taubah [9]: 18). Dia pun ''penjaga wudhu'' yang apik dan setia. Karena itulah dia disayang Allah SWT (QS Al Baqarah [2]: 222). Kedua, hamba ini memiliki satu kesenangan unik: selalu gemar Huud 3). Kedua ayat ini menjelaskan balasan di akhirat bagi orang yang beriman dan beramal sholeh. Begitu pula Allah Ta'ala berfirman, "Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, bertakwalah kepada Tuhanmu. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. d Memohon kemudahan kepada Allah Swt. 10. Hamba Allah Swt. yang saleh akan mendapat balasan sempurna berupa .. a. mahir berbahasa Arab. c. kesehatan dan harta melimpah. b. kecerdasan otak. d. surga di akhirat kelak. B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini ! 1. Tuliskan bacaan ra tafkhim yang terdapat dalam QS. Az-Zumar/39 :53 2 Orangyang menunaikan hal-hal yang wajib secara sempurna, berarti ia mencintai Allah SWT. Sedangkan orang yang masih menambah dengan amalan-amalan sunah, ia dicintai Allah SWT. Dalam hadis qudsi dikatakan, "Dan tidaklah seorang hamba mendekat kepada-Ku; yang lebih aku cintai daripada apa-apa yang telah Aku fardukan kepadanya. 6mm5mbl. - Orang yang gemar beramal saleh disebut sebagai orang yang saleh. Secara etimologis, kata saleh berasal dari bahasa Arab shāliḥ yang berarti terhindar dari kerusakan atau keburukan. Amal saleh berarti amal atau perbuatan yang tidak merusak atau mengandung unsur kerusakan. Maka orang saleh berarti orang yang terhindar dari kerusakan atau hal-hal yang bersifat buruk. Yang dimaksud adalah perilaku dan kepribadiannya, yang mencakup kata, sikap, perbuatan, bahkan pikiran dan perasaannya, demikian seperti dikutip Nu hanya itu, dalam kamus al-Mu’jam al-Wasīth kata shaluḥa sebagai akar kata shāliḥ juga berarti bermanfaat. Dengan menggabungkan dua makna ini, maka orang saleh berarti orang yang perilaku dan kepribadiannya terhindar dari hal-hal yang merusak, dan di sisi lain membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Dengan kualitas tersebut, ia menjadi sosok harapan dan teladan bagi orang-orang di sekitarnya. Macam-Macam Kesalehan Menurut Syekh Sya’rawi, dalam Islam orang saleh itu ada dua macam, saleh duniawi dan saleh ukhrawi. 1. Saleh DuniawiSaleh duniawi adalah saleh dalam arti asal, yakni orang yang berkepribadian baik sehingga di manapun berada ia tidak merugikan tapi justru banyak memberi manfaat bagi orang-orang di sekitarnya. Namun kesalehan semacam ini hanya berdimensi etis, bahwa apa yang dilakukannya itu baik atau benar berdasarkan pertimbangan akal sehat. Kesalehan tersebut bersifat universal dan dapat diakui secara rasional oleh semua manusia. Orang saleh jenis ini bisa kita temukan di mana pun di muka bumi ini. Ia bisa seorang muslim, non-muslim bahkan ateis sekalipun, atau apapun profesi, jenis kelamin dan status sosialnya. Di lingkungannya, ia menciptakan keadilan, keteraturan, kedamaian, kemajuan dan kemakmuran. Namun ibarat bangunan, kesalehan tersebut berdiri tanpa fondasi relijius-spiritual sehingga hanya berdimensi duniawi. 2. Saleh UkhrawiSaleh ukhrawi adalah kesalehan yang lahir dari keimanan. Kebaikan yang dilakukan sebagai ekspresi dari ketaatan kepada Tuhan. Artinya, seseorang berkepribadian atau melakukan kebaikan tidak sekedar karena tuntutan etika, tapi juga atas kesadaran penuh sebagai seorang hamba Allah untuk berbuat baik kepada sesama hamba dan ciptaan-Nya. Untuk itu dalam setiap tindakannya, ia juga selalu memperhatikan aturan-aturan dan hukum agama, seperti halal dan haram, atau wajib dan sunnah. Garis pembeda antara saleh duniawi dan ukhrawi ini ialah keimanan, sehingga saleh ukhrawi ini hanya bisa dimiliki oleh seorang Muslim. Kebaikan yang dilakukan bisa saja serupa, namun berbeda nilainya. Kesalehan ukhrawi bernilai dunia sekaligus akhirat. Contohnya ketika seorang Muslim menyingkirkan paku di jalan. Ia melakukannya bukan sekedar karena dorongan etis untuk berbuat baik pada sesama manusia, tapi juga karena tuntunan agama untuk mencegah keburukan menimpa orang lain. Manfaat Beramal Saleh Dalam agama Islam, suatu amal saleh akan sah jika memenuhi syarat sebagai berikut a. Amal saleh dilakukan dengan mengetahui ilmunya. b. Amal saleh itu dikerjakan dengan niat ikhlas karena Allah SWT. c. Amal saleh itu hendaknya dilakukan sesuai dengan petunjuk al-Qur’an dan Hadis. Sementara, seseorang yang beramal saleh akan memperoleh manfaat sebagai berikut, seperti dikutip dalam buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti1 Diberi ampunan dan pahala yang besar oleh Allah SWT Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam al-Maidah/5 9 yang artinya “Allah telah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan yang beramal saleh, bahwa mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.”2 Diberi tambahan petunjuk “Dan Allah akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk. Dan amal kebajikan yang kekal itu lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu dan lebih baik kesudahannya Maryam/19 76.”3 Diberi kehidupan yang baik dan layak “Siapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan an-Nahl/16 97.”4 Dihapuskan dosa-dosanya “Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, pasti akan Kami hapus kesalahan-kesalahannya dan mereka pasti akan Kami beri balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan al-Ankabut/29 7.”5 Dijauhkan dari kerugian di dunia dan akhirat “Demi masa. Sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran al-Asr/103 1-3.”Baca juga Hadits tentang Pahala Amalan pada Bulan Ramadhan Dilipatgandakan Akhlak Terpuji Kepada Diri Sendiri dalam Islam, Apa Saja? Adab Pergaulan Remaja Menurut Islam dan Contoh Perilaku Menyimpang - Pendidikan Penulis Maria UlfaEditor Dhita Koesno Ciri-ciri hamba Allah yang saleh sangat penting diketahui umat beragama. Karena setiap orang beragama ingin menjadi lebih taat dan saleh. Kita semua rindu diterima Allah dan bisa masuk surga serta menikmati hidup kekal. Untuk menjadi lebih saleh, kita harus mencari teladan yang baik. Siapakah yang harus kita teladani? Satu malaikat? Muhammad? Mereka yang mencintainya? Adakah yang lain? Penting kita tahu siapakah hamba Allah yang paling mulia. Agar tahu siapa yang kita harus ikuti dan teladani. Ciri-Ciri Hamba Allah yang Saleh Seorang hamba Allah yang saleh dan dicintai memiliki ketaqwaan yang kuat kepada Allah. Selalu berusaha memperbaiki diri dalam segala aspek kehidupan. Termasuk dalam menjalankan ibadah dan berinteraksi dengan sesama. Ada banyak situs Islam yang menjelaskan kriteria atau ciri-ciri hamba Allah yang saleh/mulia. Diantaranya adalah orang yang Berlaku lurus Seorang hamba Allah harus memiliki integritas tinggi. Harus jujur dalam semua aspek kehidupan di hadapan Allah maupun dihadapan sesamanya. Membaca Kitab Allah Memiliki rasa ingin mengenal Allah lebih dalam melalui Kitab-Nya. Shalat malam Ingin meningkatkan kualitas rohaninya agar lebih berkenan kepada Allah. Beriman kepada Allah dan hari akhir Salah satu dasar yang kuat bagi seorang hamba Allah saleh mengimani dengan yakin ada Allah dan hari penghakiman-Nya di akhir zaman. Mengajak orang lain untuk menghindari kejahatan Qs 3113-114 Hamba Allah harus hidup dalam kebaikan, dan menjauhkan diri dari dosa dan segala kejahatan. Memaafkan kesalahan seseorang Islam mengajarkan seorang Muslim harus memaafkan kesalahan orang lain yang bersalah Qs 3134. Apakah Anda setuju dengan ciri-ciri hamba Allah demikian? Silakan mengirim jawaban Anda di sini. Dua Kriteria Lain yang Terpenting Penulis merasa ada dua kriteria yang terpenting selain daftar di atas. Pertama, orang yang selalu berserah diri kepada Allah. Karena tugas hamba/budak untuk selalu menaati tuannya. Kedua, orang yang merendahkan diri. Seorang hamba/budak tidak boleh sombong karena mereka dalam posisi yang rendah dan tidak punya otoritas. Ciri-ciri hamba Allah harus memiliki dua sifat tersebut. Berserah kepada Allah dan merendahkan diri berarti menyadari bahwa hidupnya bergantung sepenuhnya hanya kepada Allah. Hamba Allah yang Paling Mulia Siapakah hamba Allah yang paling mulia menurut delapan kriteria di atas? Memang, para malaikat mungkin memenuhi sebagian besar kriteria tersebut, tetapi bagaimana bisa kita meneladani mereka? Bagaimana dengan nabi Islam? Dia shalat malam, beriman kepada Allah dan hari akhir, dan pernah mengajak orang untuk menghindari kejahatan. Namun, apakah nabi Islam selalu memaafkan kesalahan orang? “Rasulullah Siapakah yang akan membunuh Ka’b bin Asyraf yang telah durhaka kepada Allah dan melukai Rasul-Nya?’ Maka Muhammad bin Maslamah . . . berkata, . . . sukakah Anda jika aku yang akan membunuhnya?’ beliau menjawab Ya’” Shahih Bukhari 3731. Nabi Islam juga harus bertobat atas dosanya. “. . . dan mohonlah ampunan bagi dosamu . . .” Qs 4719. Berarti, dia tidak selalu berserah diri kepada Allah atau berlaku lurus, bukan? Mengapa Isa Al-Masih Hamba Allah yang Paling Mulia? Sebenarnya, hanya Isa Al-Masih memenuhi semua kriteria. Ciri-ciri Hamba Allah yang saleh dan mulia ada pada Isa Tidak pernah berdosa Injil, Surat 1 Petrus 222 Menghafalkan kebanyakan Taurat dan Zabur sering mengutipnya Sering berdoa malam Injil, Rasul Lukas 612 Akan menjadi Hakim pada akhirat Injil, Rasul Besar Yohanes 522-23 Menyuruh umat-Nya untuk berbuat baik kepada musuh Injil, Rasul Besar Matius 544 Mengampuni dosa seseorang Injil, Rasul Lukas 520-24 Selalu berserah diri kepada Allah Injil, Rasul Besar Yohanes 1431 Merendahkan diri dengan melayani Injil, Rasul Besar Matius 2028, Yohanes 134-15 Jelas, Isa Al-Masih adalah satu-satunya Pribadi yang layak diikuti. Dan ada berita yang sangat baik bagi setiap umat-Nya! Isa sudah menjadi hamba Allah yang sempurna agar setiap kita tidak harus menjadi hamba Allah lagi! Kita bisa menjadi anak Allah dan hidup dengan Dia di surga! Hubungi kami jika Anda ingin tahu bagaimana menjadi anak Allah. [Staf Isa dan Islam – Untuk masukan atau pertanyaan mengenai artikel ini, silakan mengirim email kepada Staff Isa dan Islam.] Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut Adakah kriteria lain ciri-ciri dapat menjadi hamba Allah yang lebih saleh dan mulia? Itu apa? Menurut Saudara, siapakah hamba Allah yang paling mulia? Mengapa? Apakah orang beragama harus menjadi hamba Allah untuk masuk surga? Jelaskan! Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Artikel Terkait Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel “Ciri-Ciri Hamba Allah Saleh yang Patut Diteladani” Jika Anda berminat, silakan klik pada link-link berikut Apakah Isa Al-Masih Hanya Seorang Nabi? Budak Allah Islam atau Anak Allah Kristen Mengapa Isa Disebut “Anak Allah”? Lebih Baik Hidup Sebagai “Anak Allah” Atau “Hamba Allah”? Ceritera Inspiratif Yatim Bagi Mukmin dan Nasrani Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.” Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. atau SMS ke 0812-8100-0718 Kunci jawaban Pendidikan Agama Islam SMP Kelas 9 halaman 118, 119 Bab 6BismillahirrohmannirrohimKunci jawaban PAI SMP kelas IX halaman 118, 119 Bab 6 merupakan alternatif Jawaban dari soal-soal Buku PAI kelas 9 SMP/MTs Bab 6 Meraih Kesuksesan dengan Optimis, Ikhtiar, dan Tawaka semester 1. Jawaban yang kami berikan hanya berupa jawaban alternatif saja, sebagai referensi bagi adik-adik . Rajin lah belajar dan membaca dari berbgai sumber agar khasanah pengetahuannya bertambah. Sebaiknya adik-adik mencoba alternatif jawaban sendiri. Dengan adanya pembahasan kunci jawaban seperti ini diharapkan dapat membantu peserta didik Kelas IX SMP/MTs dalam menjawab soal-soal baik sebagai Tugas Individu maupun Kelompok. Dan Juga dapat menjadi Referensi untuk soal ulangan seperti soal penilaian harian , soal penialain tengah semester , soal penilaian akhir tahun, maupun tugas pekerjaan rumah PR. Semoga bermanfaat bagi adik jawaban PAI SMP Kelas 9 halaman 118, 119 Semester 1Ayo BerlatihA. Berilah tanda silang X pada huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang paling tepat !1. Lafaz Allah sering disebut dengan ....a. lafzul karamah b. lafzul jalalah c. lafzul Allahd. lafzul aliyah2. Perhatikan bacaan berikut ini . Sebelum lafaz Allah didahului harakat kasrah, maka dibaca ....a. tarqiq b. tafkhimc. boleh tarqiq boleh tafkhimd. tidak boleh tarqiq dan tafkhim7. Qs. An Najm/ 53 39-42 berisi tentang ....a. perintah Allah Swt. untuk ikhtiar dan bekerja kerasb. larangan berputus asa terhadap rahmat Allah Allah Swt. akan memberi pahala orang yang tawakald. Perintah Allah Swt. agar bermusyawarah8. Arti potongan ayat berikut adalah....a. Maka mohonkanlah ampun merekab. Maka sambunglah tali silaturahmic. Maka bertawakallah kepada Allah Maka optimislah kalian semua9. Allah Swt. memerintahkan hamba-Nya untuk memperbanyak istigfar. Arti istigfar adalah .... a. Memohon ampun kepada Allah Memohon pertolongan kepada Allah Memohon keselematan kepada Allah Memohon kemudahan kepada Allah Swt 10. Hamba Allah Swt. yang saleh akan mendapat balasan sempurna berupa .....a. mahir berbahasa Arab b. kecerdasan otak c. kesehatan dan harta melimpah d. surga di akhirat kelakKunci jawaban Pilihan Ganda PAI kelas 9 Halaman 1421. B2. A3. B4. C5. C6. C7. A8. A 9. A10. DB. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini !1. Sebutkan bacaan ra tafkhim yang terdapat dalam Az zumar/ 39-53 !Jawaban Bacaan ra tafkhim yang terdapat dalam az-Zumar/3953 adalah أَسْرَفُوا, رَحْمَةِ, يَغْفِرُ, الْغَفُورُ, الرَّحِيمُ. Ra tafhim adalah ra yang dibaca secara tebal2. Sebutkan bacaan lam jalalah tafkhim yang terdapat dalam Ali Imran/3 159 !Jawaban Hukum lam tafhim pada ayat 159 surah ali imran adalah مِّنَ اللّٰهِ, عَلَى اللّٰهِ dan اِنَّ اللّٰهَ. Pada ayat tersebut Lam jalalah dibaca tafhim karena sebelum lam terdapat huruf hijaiyyah berharkat Sebutkan bacaan ra tarqiq yang terdapat dalam Q. S. Ali Imran/3 159 !Jawaban ra tarqiq1. وَاسْتَغْفِرْ2. وَشَاوِرْهُمْ3الْأَمْرِ4. Jelaskan pentingnya ikhtiar bagi kehidupan manusia !Jawaban Ikhtiar adalah melakukan segala cara yang halal agar kita mencapai suatau tujuan yang telah kita tentukan sesuai ketentuan yang Allah tetapkan . Ikhtiar sangat penting bagi kehidupan manusia karena orang yang berikhtiar dengan sungguh-sungguh maka akan mudahkan ia dalam mencapai Jelaskan pengertian tawakal!Jawaban Pengertian tawakal adalah sikap berserah diri dengan pasrah terhadap segala usaha yang telah diupayakan. Manfaat yang akan diperoleh orang yang bertawakal adalah sebagai berikut 1. Semakin mendekatkan diri kepada Allah Menghilangkan perilaku sombong karena kita sadar tidak ada daya kecuali Allah Memperoleh pahala dan menjadi hamba yang dicintai oleh Allah Menumbuhkan sikap senantiasa berkhusnudzon kepada Allah Terhindar dari perasaan Pembaca Kunci Jawaban PAI SMP Kelas 9 halaman 118, 119 Bab 6 buku siswa kelas 9 SMP/MTs kurikulum ini hanya sebagai alternatif saja Untuk itu diperlukan kebijakan Bapak/Ibu untuk memilah dan menggunakan kata semoga bermanfaat, dan jangan lupa memberikan saran dan komentar positif anda pada Kolom yang tersedia untuk kemajuan website ini. Hamba Allah Swt yg saleh akan mendapat balasan tepat berupa D surga di darul baka kelak, sebab orang yg salah memiliki arti taat pada Allah, menerima pahala & mendapatkan tanggapan berupa surga. Di dlm surat an najm ayat 39 – 42, disebutkan bahwa insan hanya menerima apa yg diusahakannya / diikhtiarkannya. Kemudian, apa yg diusahakannya akan diperlihatkan, & mendapatkan jawaban yg tepat. Kalau misalnya berupaya keras akan menerima jawaban keberhasilan. Nah, jika kita berupaya keras menjadi orang yg saleh, maka akan menerima pahala, maka balasan kelak di akhirat ialah nirwana. Maka jawabannya ada pada opsi jawaban D. Hamba Allah Swt yg saleh akan mendapat balasan tepat berupa ….PenjelasanKunci Jawaban c. kesehatan & harta melimpah. d. surga di darul baka kelak. ✅ Penjelasan Maksud soal balan Allah. Kata kunci jawaban orang saleh. Jawabannya adalah D. Dalam mencar ilmu online kali ini, kata kuncinya adalah orang saleh, & jawaban. Orang yg saleh berari akan menerima pahala. Nah, jawaban kelak di darul baka dr Allah yaitu berupa surga. Sehingga jawaban ada pada opsi yg D. Sedangkan jawaban A, B, & C salah. A salah, sebab karena orang yg saleh berkaitan dgn ketaat pada Allah, maka tanggapan yg tepat yakni di alam baka yaitu berupa nirwana, bukan berbentukberbaha arab, kecerdasan maupun kesehatan. Kunci Jawaban Hamba Allah Swt yg saleh akan mendapat tanggapan sempurna berupa D surga di darul baka kelak, karena tanggapan sempurna orang saleh mempunyai arti di alam baka berupa nirwana. Jawaban diverifikasi BENAR 💯 Hamba Allah Subhanahu Wataala yang Shalih akan mendapatkan balasan yang sempurna berupa Surga Allah dan kekal di Shalih adalah orang yang menjalankan kewajiban terhadap Allah dan kewajiban terhadap sesama hamba Allah. Kedudukan shalih pun bertingkat-tingkat demikian definisi yang disebutkan oleh Ibnu Hajar di dalam kitabnya Fathul orang shalih itu bukan orang yang hanya memperhatikan ibadah kepada Rabbnya saja Vertikal, akan tetapi memperhatikan bagaimana akhlak kepada sesamanya Horizontal. Sebagaimana Hadits nabi Solallahu Alaihi Wassalam yang berbunyiإِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ صَالِحَ الأَخْلاَقِ “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan baiknya akhlaq.” HR. AhmadAdapun balasan bagi orang shalih dapat dilihat dalam Firman Allah Subhanahu Wataala di dalam Al Quran Surat Al Bayyinah ayat 6-8 yang berbunyiإِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أُولَئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ 6 إِنَّ الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ 7 جَزَاؤُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ذَلِكَ لِمَنْ خَشِيَ رَبَّهُ 8 “Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik akan masuk ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. Balasan mereka di sisi Rabb mereka ialah surga adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun ridha kepada-Nya. Yang demikian itu adalah balasan bagi orang yang takut kepada Rabbnya.”Beberpa faedah yang dapat kita ambil dari surat tersebut adalahOrang kafir adalah ahli kitab Nasrani dan Yahudi dan orang-orang musyrikBalasan bagi orang kafir adalah neraka jahanam dan mereka kekal di dalamnyaOrang kafir adalah seburuk buruknya MakhlukOrang beriman dan beramal shalih adalah sebaik baiknya makhlukBalasan bagi mereka adalah surga Adn yang mengalir sungai-sungai di bawahnya. Mereka kekal di dalam surgaOrang Shalih orang yang takut kepada Allah Subhanahu WataalaDemikian, Semoga Membantu!Pelajari Lebih Lanjut 1. Materi tentang penghuni surga 2. Materi tentang penghuni neraka 3. Materi tentang orang beriman Detail Jawaban Kelas 7 Mapel Agama Bab Beriman Kepada Allat SWT Kode Kata kunci Orang Shalih, Beriman, Kafir TingkatkanPrestasimu

hamba allah swt yang saleh akan mendapat balasan sempurna berupa